Flora TN Kelimutu
Merameke atau Pittosporum Moluccanum merupakan salah satu tumbuhan endemik TN Kelimutu suku Pittosporaceae yang mudah dijumpai di tepi hutan terbuka pada ketinggian 1300-1400 m dpl.
Tumbuhan ini disebut teman jelajah, karena ketika sobat menginjakkan kaki di anakan tangga parkiran menuju tiga Danau Kelimutu pasti Sobat akan menjumpai tumbuhan ini disepanjang perjalanan Sobat.
Ciri dari Merameke, perdu atau pohon kecil, tinggi 3 - 4 m. Daunnya tersusun spiral atau 3 - 6 daun terpusar semu, menjorong, agak menjangat, tepi merata. untuk ciri perbungaan dan perbuahan umumnya pada cabang-cabang polos di bawah daun Sobat. Bunganya ukuran kecil, berwarna putih kekuningan panjang 1 cm. Untuk ciri buah membundar, katup keras, berkeriput, dan berkayu, berukuran 1 - 1,5 cm dan berdiameter 0,7 - 1 dan biji tersusun rapat warna hitam.
Buahnya kecil berwarna orange bila dibuka berminyak dan akan tercium aroma jeruk yg khas cukup menyengat. Buahnya diperkirakan beracun karena tidak dimakan oleh manusia ataupun binatang. Tumbuhan ini juga diperkirakan memiliki sifat alelopati yaitu mengeluarkan suatu senyawa biomolekul (disebut alelokimia) ke lingkungan dan senyawa tersebut memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan organisme lain di sekitarnya.
Belum banyak yang diketahui terkait manfaat dari tumbuhan ini selain alternatif untuk kayu bakar, hal ini bisa menjadi tantangan penelitian lebih lanjut terutama dalam pengembangan pemanfaatannya.